X Poker Online Terpercaya main303poker.net Situs Poker

Meksiko harus putuskan nasib Juan Carlos Osorio

Meksiko harus putuskan nasib Juan Carlos Osorio

Juan Carlos Osorio, dikenal dengan pelatih yang selalu merubah skema pertandingan, harus menunggu keputusan federasi sepak bola Meksiko akan masa depannya dengan Meksiko. Pelatih kebangsaan Kolombia itu tiba tiba berada dalam kursi panas setelah secara memalukan keluar dari turnamen Copa America pada Sabtu di Santa Clara, California. Kalah di pertandingan perempat final oleh Chile sang juara bertahan 2015 mungkin bisadi tolelir, tapi kebobolan sampai tujuh gol adalah kejutan besar.

Mengalami kekalahan denga gol yang sangat besar tersebut menimbulkan reaksi untuk mencari kambing hitam. Para pemain jauh dari kesalahan, tapi dengan menyalahkan mereka  tidak selalu menghasilkan perubahan yang lebih baik. Sebagian besar dari mereka akan mewakili negara mereka pada saat Meksiko beraksi nanti. Bagaimanapun posisi pelatih lebih mudah untuk dicarikan pengantinya. Tapi untuk mencari pemain berkualitas membutuhkan proses yang lama, mungkin satu satunya cara dengan mengganti nahkoda tim tersebut merupakan proses yang mudah dan cepat. Dan saat ini Osoria bertanggung jawab dengan hasil yang mengerikan tersebut.

Juan Carlos Oscar

Dalam konferensi pers pasca pertandingan Osorio mengatakan “apa yang terjadi hari ni adalah sangat memalukan, kecelakaan dalam sepak bola, itu merupakan penampilan yang sangat buruk saya memohon maaf kepada semua orang dan semua pendukung Meksiko. Semua strategi yang saya terapkan salah, saya keliru dalam pengambilan keputusan untuk tim, itu semua tanggung jawab saya, tak ada satu pun pemain yang tidak mengeluarkan penampilan terbaik mereka”. Dan sekarang, Osorio dan para pendukung Meksiko sedang menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya. Jika federasi sepakbola Meksiko (FMF) merasa seseorang harus bertanggung jawab dengan apa yang terjadi di Levi Stadion, sudah jelas siapa yang akan disalahkan.

Apa yang harus dilakukan federasi sepakbola Meksiko adalah melihat secara keseluruhan kinerja Osorio. Bukan melihat 90 menit saat melawan Chile. Sebelum pertandingan akhir pekan yang mengerikan itu, Osorio memegang rekor 9-1 dalam kepelatihannya, Meksiko hanya kebobolan dua gol dari sepuluh pertandingan, dan rekornya dilanjutkan 5-1 dalam setengah perjalanan Copa America. Dan pada saat Piala Dunia CONCACAF mereka duduk di puncak grup kualifiksi dengan poin yang sempurna. Osorio menjelaskan filosofi sepak bolanya dalam sebuah wawancara dengan FIFA.com tidak lama setelah ia menjadi manajer Meksiko, “visi saya dalam setiap pertandingan, saya adalah merupakan tipe pelatih yang suka mengambil inisiatif dalam pertandingan, yang memiliki pola untuk selalu menyerang dan selalu menguasai pertandingan”.

Mengambil inisiatif adalah merupakan rencana besar, dan jika menghadapi tim yang lebih bagus dapat berbalik melawan anda. Dan tim tersebut adalah Chile, tim yangmampu memanfaatkan ruang dan lebar lapangan untuk menusuk ke jantung pertahan Meksiko yang sering di tinggalkan pemain untuk membantu penyerangan. Namun dengan keluar nya mereka dari turnamen ini, mungkin dapat digunakan sebagai titik balik untuk keduanya baik Meksiko ataupun pelatih mereka saat ini. Osorio selalu menggunakan 22 pemain dari 23 pemain yang mengisi tim nasional Meksiko selama turnamen. Penempatan posisi pemain dalam setiap pertandingan selalu berubah ubah tergantung kebutuhan Osorio. Jadi semua orang bertanya tanya siapa yang menjadi pemain utama pada setiap pertandingan di turnamen ini.

Javier Hernandez dan Rafael Marquez menyatakan dukungannya kepada Osorio. Yang pasti federasi sepak bola Meksiko harus dapat memutuskan bagaimana nasib Osorio, agar Meksiko dapat dengan cepat bangkit dari keterpurukan.

 

You May Also Like